Area guides
Kesiapsiagaan Bencana di Jepang: Cara Warga Asing Tetap Aman Saat Gempa Bumi, Topan, dan Keadaan Darurat Lainnya
Jepang adalah salah satu negara yang paling aktif secara seismik di Bumi, dan juga mengalami topan, hujan lebat, dan sesekali tsunami. Sebagai warga asing, bersiap menghadapi bencana alam bukan pilihan — melainkan keharusan.
Memahami Risiko Bencana di Jepang
- Gempa bumi: Jepang mengalami ribuan gempa setiap tahun. Gempa besar (Magnitudo 6.0+) terjadi secara teratur.
- Topan (Taifuu): Siklon tropis yang kuat melanda Jepang dari Juni hingga Oktober.
- Tsunami: Gempa besar di pesisir dapat memicu tsunami.
- Banjir dan tanah longsor: Hujan lebat musim panas dan topan menyebabkan banjir dan longsor.
Langkah 1: Siapkan Sistem Peringatan Bencana
Aplikasi Penting
- Safety Tips (NHK): Aplikasi informasi bencana multibahasa resmi. Menerima notifikasi J-Alert dalam bahasa Inggris, Mandarin, Korea. Instal segera.
- Yahoo! Japan Disaster Prevention: Peringatan komprehensif untuk gempa, topan, dan banjir.
- NHK World: Siaran berita dan darurat berbahasa Inggris.
Sistem J-Alert
Sistem siaran darurat nasional mengirim peringatan otomatis ke ponsel di area yang terdampak. Nada darurat keras = cari perlindungan segera.
Langkah 2: Ketahui Jalur Evakuasi dan Tempat Perlindungan
Unduh peta bahaya (hazard map) untuk alamat Anda dari website kantor kota/ward. Jalan kaki rute evakuasi terlebih dahulu agar hafal tanpa perlu melihat peta.
Langkah 3: Siapkan Tas Darurat
- Air minum 3 hari (2 liter per orang per hari)
- Makanan tahan lama (makanan kaleng, energy bar)
- Salinan paspor, kartu residensi, kartu asuransi
- Uang tunai pecahan kecil (ATM mungkin mati setelah bencana)
- Obat-obatan resep (minimal 3–5 hari)
- Senter, baterai cadangan, radio portabel
- Masker N95 dan sarung tangan
Langkah 4: Yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi
- Berlindung di bawah meja yang kokoh: Lindungi kepala dan leher dengan lengan
- Jauh dari jendela: Kaca pecah adalah bahaya utama
- Setelah guncangan berhenti: Periksa kebocoran gas, buka jendela untuk ventilasi
- Jangan gunakan lift: Selalu gunakan tangga setelah gempa
Langkah 5: Yang Harus Dilakukan Saat Topan
- Pantau prakiraan cuaca 2–3 hari sebelum topan mendarat
- Stok makanan, air, dan baterai terlebih dahulu
- Amankan barang-barang di luar yang bisa menjadi proyektil
- Ikuti perintah evakuasi dari pihak berwenang setempat
Nomor Telepon Darurat
- 119: Ambulans / Pemadam kebakaran
- 110: Polisi
Kesiapsiagaan bencana hanya membutuhkan satu sore untuk disiapkan tetapi memberikan ketenangan pikiran seumur hidup. Ambil tindakan hari ini!